Husna, Berlian Maulawiyatul (2023) Analisis Perbandingan Harga Pokok Produksi Meuble Dengan Metode Traditional Costing Dan Activity Based Costing Pada Gs Furniture. Undergraduate thesis, STIE PGRI Dewantara Jombang.
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (30kB) |
|
Text
21. ABSTRAK.pdf Download (39kB) |
|
Text
9. BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) |
|
Text
10. BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
Text
11. BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
|
Text
12. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
|
Text
13. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (70kB) |
|
Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (100kB) |
|
Text
17. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (923kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penentuan Harga Pokok Produksi Meuble Pada Gs Furniture Menggunakan Metode Activity Based Costing. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yang bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan data dan sekunder berupa data biaya-biaya untuk perhitungan harga pokok produksi Rak 16 Kotak, Rak Trofast dan Rak Montessori yang diperoleh dari bagian keuangan. Hasil penelitian menujukkan Activity Based Costing menghasilkan perhitungan yang lebih akurat dibandingan dengan metode tradisional yang digunakan oleh GS Furniture. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode Activity Based Costing mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke setiap produk secara tepat berdasarkan konsumsi masing-masing aktivitas dan tidak menimbulkan distorsi biaya, perhitungan dengan metode Activity Based Costing menunjukkan Rak 16 Kotak lebih tinggi sebesar Rp 29.518 atau 1% dari perhitungan menggunakan metode tradisional, untuk produk Rak Trofast lebih tinggi Rp 25.188 atau 1% dari perhitungan menggunakan metode tradisional sedangkan untuk produk Rak Montessori lebih rendah Rp 54.707 atau -5%. Selisih harga pokok produksi tersebut disebabkan karena dasar pembebanan biaya overhead yang berbeda sehingga harga pokok produksi metode tradisional tidak akurat dibandingkan metode Activity Based Costing. Kata Kunci: Activity Based Costing, Harga Pokok Produksi, Metode Tradisional
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Contributors: |
|
||||||
Uncontrolled Keywords: | Activity Based Costing, Harga Pokok Produksi, Metode Tradisional | ||||||
Subjects: | H Social Sciences > HK Accounting | ||||||
Divisions: | Skripsi: Accounting | ||||||
Depositing User: | Feri Irfanto | ||||||
Date Deposited: | 28 Nov 2023 04:50 | ||||||
Last Modified: | 28 Nov 2023 04:50 | ||||||
URI: | http://repository.stiedewantara.ac.id/id/eprint/4842 |
Actions (login required)
View Item |